Arsip Kategori: Kesehatan

Drama Korea Marry My Husband Semakin Tegang tapi Rating Episode 12 Merosot Hanya 10 Persen

Strategic-Staff, Jakarta – Drama Korea “Marry My Husband” mengalami penurunan jumlah penonton. Menurut Nielsen Korea, rating Episode 12 Marry My Husband pada Rabu pagi, 7 Februari 2024, yang disiarkan pada Selasa malam, 6 Februari 2024, adalah 10,5% berdasarkan rumah tangga berbayar dalam negeri.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 1,258 persen dari rating sebelumnya yang mencapai 11,776 persen, bahkan lebih rendah dibandingkan episode 10 yang mencatatkan rating 10,7 persen.

Ketegangan di drama Korea yang disutradarai oleh Park Won Guk dan ditulis oleh Shin Yu Dam ini semakin kacau ketika Kang Ji Won (diperankan oleh Park Min Young) kembali disakiti oleh ibunya yang tiba-tiba muncul jauh setelah dia pergi. , dan meminta uang sambil berkata, “Jika kamu memberiku 100 juta won, aku tidak akan mengganggumu lagi.”

Di sisi lain, mantan tunangan Yoo Ji Hyuk (diperankan oleh Na In Woo), Oh Yura (diperankan oleh BoA), mulai mengancam nyawa Kang Ji Won. Ketidaksukaan Oh Yura terhadap Kang Ji Won tidak berkurang.

Kemarahan Oh Yura semakin bertambah ketika Kang Ji Won tidak segan-segan mengonfrontasinya dan jujur ​​mengenai perasaannya.

Oh Yura, yang telah mempelajari segala hal tentang Kang Ji Won, menemukan bahwa kekasihnya selama tujuh tahun berbohong kepadanya dan menikahi sahabatnya. Dengan informasi tersebut, Oh Yura mencoba memanfaatkan hubungan Kang Ji Won dan Yoo Ji Hyuk.

Yang lebih menyakitkan lagi, Jung Soo Min (diperankan oleh Song Ha Yoon) merasa sangat marah karena Park Min Hwan (diperankan oleh Lee Yi Kyung) tidak terus menerus selingkuh sejak satu-satunya bulan madu mereka.

Duka Jung Soo Min terhadap Kang Ji Won tak kunjung reda, semakin parah saat ia mengetahui dana sewa rumah baru Park Min Hwan diam-diam digunakan untuk melunasi utangnya kepada mantan tunangannya.

Setelah menyadari bahwa bukan Park Min Hwan yang mencuri Kang Ji Won, melainkan hanya mengambil sisa jenazah yang ditinggalkan Kang Ji Won.

Plot drama Korea “Marry My Husband” berubah menjadi lebih buruk ketika terjadi kecelakaan lalu lintas yang disengaja hingga mengejutkan penonton. Sebuah truk misterius yang mungkin disuruh seseorang untuk menabrak mobil Kang Ji Won, mobil Yoo Ji Hyuk tiba-tiba muncul di hadapannya, dia mengorbankan dirinya untuk melindungi wanita yang dicintainya.

Keputusan Yoo Ji Hyuk yang mengorbankan dirinya demi melindungi Kang Ji Won menimbulkan rasa sedih dan putus asa yang mendalam di kalangan penonton.

Konsumsi 1 Hingga 3 Minuman Energi per Bulan Ganggu Kualitas Tidur

Strategic-Staff, JAKARTA – Sebuah penelitian menyarankan minuman energi sebaiknya tidak dijual kepada konsumen generasi muda. Penelitian tersebut juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak minuman berenergi, karena dapat meningkatkan risiko timbulnya masalah kesehatan.

Hasil penelitiannya dipublikasikan di BMJ Open. Penelitian ini melibatkan 53.266 siswa di Norwegia. Peneliti khawatir karena minuman energi begitu populer di kalangan anak muda. Faktanya, minuman energi tidak disarankan untuk dikonsumsi remaja karena kandungan kafein dan gulanya yang tinggi.

Menurut penelitian yang dikutip laman Nottingham Post, Selasa (30/1/2024), minum satu hingga tiga minuman berenergi dalam sebulan dapat mengganggu kualitas tidur. Hal ini dibandingkan dengan orang yang tidak meminum minuman berenergi sama sekali.

Selain itu, penelitian tersebut menemukan bahwa pria yang meminum dua atau tiga minuman energi dalam seminggu memiliki kemungkinan 35 persen lebih besar untuk tidur larut malam. 52 persen pria dalam kelompok ini tidur kurang dari enam jam.

Sementara itu, 60 persen orang yang meminum minuman berenergi setiap bulannya lebih mungkin terbangun di tengah malam. Di antara perempuan, 20 persen tidur larut malam, 58 persen tidur kurang dari enam jam, dan 24 persen terbangun di malam hari.

Jika kualitas tidur remaja terganggu maka dapat menurunkan produktivitas atau kelelahan saat belajar di sekolah. Selain itu, hal ini menyebabkan beberapa risiko serius seperti kecemasan, stres, dan pikiran untuk bunuh diri.

Saat ini, di Inggris, banyak pengecer dan supermarket besar yang secara sukarela melarang penjualan minuman energi kepada anak-anak di bawah usia 16 tahun. Namun peneliti mengatakan minuman tersebut masih bisa dengan mudah dibeli oleh anak-anak di tempat lain sehingga menurut mereka perlu ada aturan untuk mengaturnya.

Rilis Badan POM: Berikut Daftar Obat Sirup yang Aman dan Tidak Aman Dikonsumsi

Strategic-Staff – Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM sedang menguji ulang sirup obat yang diduga mengandung kontaminasi bahan kimia berbahaya.

Telah dilakukan uji laboratorium terhadap 102 obat berbentuk sirup yang telah didaftarkan Kementerian Kesehatan sebelumnya.

Daftar pengobatan didasarkan pada apa yang diminum oleh pasien anak dengan cedera ginjal akut misterius, sebelum dan selama sakit. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito saat memberikan keterangan kepada media di kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022). [Strategic-Staff/Alfian Winanto]

“Bisa dikatakan dari 102, 23 produk tidak menggunakan keempat pelarut tersebut sehingga aman digunakan,” kata Presiden Badan POM Penny K Lukito dalam konferensi pers virtual, Minggu (23/10/2022).

Selain itu, Badan POM juga melakukan uji laboratorium terhadap 133 obat terdaftar dalam bentuk sirup.

Berdasarkan penelusuran data registrasi, seluruh 133 sirup obat yang terdaftar di Badan POM tidak menggunakan keempat pelarut tersebut, kata Penny.

Keempat pelarut kimia yang dimaksud adalah propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, gliserin atau gliserol.

“Jadi yang jelas ini aman asalkan digunakan sesuai petunjuk penggunaan,” imbuhnya.

Dari 133 produk, kemudian diperluas ke beberapa fasilitas untuk mendapatkan produk yang aman. Penny mengatakan tujuh produk telah diuji dan terbukti aman, asalkan dikonsumsi sesuai petunjuk.

Ia menambahkan, masih ada 69 produk yang masih dalam proses pengambilan sampel dan pengujian. Ia berjanji, Badan POM akan menerbitkan kembali secepatnya. Seorang apoteker menunjukkan sejumlah sirup yang disimpan dalam kotak karton saat pemeriksaan penjualan sirup di Apotek Villa Duta, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22 Oktober 2022). [FOTO MENENGAH/Arif Firmansyah/aww]

Selain itu, Penny mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan daftar obat aman dan tidak aman yang tersebar di media sosial tanpa sumber yang jelas. Saya juga menjual sirup obat melalui e-commerce.

“Badan POM selalu melakukan patroli siber karena saat ini kita banyak menjual obat tersebut secara online dan untuk memantau penjualan produk yang dinyatakan tidak aman. Ada 4.219 link yang menunjukkan penjualan obat yang dinyatakan tidak aman dan akan segera ditandai juga,” ujarnya.

Berikut daftar obat resmi yang aman dan tidak aman dari Badan POM:

Produk terdaftar: mengandung kontaminan etilen glikol dan dietilen glikol yang melebihi batas aman Sirup Batuk Unibebi (Industri Farmasi Universal) Pereda Demam Unibebi (Industri Farmasi Universal) Sirup Demam Unibebi (Industri Farmasi Universal)

Produk yang sudah teruji dengan hasil : Aman digunakan selama mengikuti aturan pakai Ambroxol HCl (Kimia Farma) Anaconidine OBH (Konimex) Cetrizin (Sampharindo Perdana) Paracetamol (Mersifarma TM) Paracetamol (Kimia Farma) Sirup Paracetamol (Afi Farma) Tetes parasetamol (Afi Pharma)

Produk yang tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol dan/atau gliserol/gliserol dan telah diuji hasilnya: Aman digunakan selama mengikuti petunjuk penggunaan Sirup Alerfed (Guardian Pharmatama) Amoxan (Sanbe Farma) ) Amoksisilin (Mersifarma TM ) Sirup azitromisin ( Natura/Quantum Labs)Kasetin (Laboratorium Farmasi Ifras)Sirup Cefacef (Caprifarmindo Labs)Sirup Cefspan (Kalbe Farma)Cetirizine (Novapharin)Sirup Devosix (Novapexpharin)Sirup Devosix (Novapexpharin)Devosix 1 ml Etax 1 ml (Errita Pharma)Intercinc (Interbat ) Nytex (Pharos) Omemox (Mutiara Mukti Farma) Rhinos Neo drop (Dexa Medica) Vestein (Erdostein) (Kalbe) Yusimox (Laboratorium Farmasi Ifras) Sirup Zink Farma (Laboratorium Farmasi Aexpi) Jaya) Zibramax Guardian Pharmatama) Renalit (Pratapa Nirmala) Amoksisilin (-)Eritromisin (-)

YLKI Sebut 15 Merek Garam di DKI Kadar Yodiumnya di Bawah SNI

Jakarta –

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling terkena dampak akibat kekurangan yodium (GAKY). Misalnya, hal ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, sehingga berpotensi menurunkan kecerdasan. Kelompok yang berisiko mengalami masalah akibat kekurangan yodium adalah anak-anak dan ibu hamil.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan menambahkan yodium pada garam sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Ini dianggap sebagai cara yang aman dan efektif untuk mendapatkan yodium atau yodium dengan benar.

Namun sayangnya, Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat masih ada pengusaha yang memproduksi garam tidak memenuhi SNI. Faktanya, banyak produk garam yang beredar memiliki kadar yodium di bawah SNI.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan pada Agustus-Desember 2022 terhadap populasi konsumen garam di sekitar DKI Jakarta.

Penelitian ini menggunakan sampel 70 produk dengan penjelasan ilmiah yang rinci, dengan perbandingan jenis produk garam yang digunakan berbeda.

Sampel yang digunakan dalam penelitian juga memiliki dua metode, yaitu metode memasukkan garam halus, garam batu bata atau garam kasar, dan garam makanan yang dijual di wilayah DKI Jakarta. Sedangkan proses eksklusi melibatkan garam crosoc yang tidak digunakan sebagai garam.

Penelitian dilakukan di wilayah DKI Jakarta yang merupakan garam terbaik sebesar 89 persen pada sampel wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.

“Tujuan survei adalah untuk mengetahui kandungan iodium pada garam yang ada di masyarakat. Serta mengetahui kemasan produk garam, kehalalan, iodium, kadaluarsa dan izin ekspor,” kata Niti Emiliana, Divisi Riset YLKI. Pres. diskusi

Hasil penelitian menunjukkan sekitar 33,33 persen produk garam yang beredar di Jakarta Utara tidak memenuhi standar SNI. Faktanya, sekitar 8,6 persen produk garam yang beredar di DKI tidak memiliki label yang mencantumkan garam beryodium dan 21,4 persen atau sekitar 15 sampel produk memiliki kadar yodium di bawah standar SNI pada garam yang beredar.

“Ada 15 sampel yang kami uji yang berada di bawah standar SNI, dengan kandungan yodium di bawah 30 ppm,” imbuhnya.

Selain itu, sekitar 10 persen sampel garam dari 70 produsen tidak memiliki label SNI, dan 14 persen sampel garam tidak berlabel. Hak ekspor 1 persen​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​mendapat izin ekspor, 1 persen ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​mendapatkan NIE yang tidak terdaftar di BPOM.

“28,6 persen sampel tidak memiliki dokumen kadaluwarsa dan 1,4 persen sampel memiliki dokumen kadaluwarsa, namun sudah tidak berlaku lagi. Sekitar 17,1 persen sampel tidak memiliki keterangan halal pada kemasannya,” ujarnya. ditambahkan

Oleh karena itu, YLKI mengimbau pemerintah tegas dalam menerapkan pengawasan terhadap produk pangan yang diolah melalui pasar atau pra-pasar, guna menjamin keamanan produk yang diterima masyarakat.

Kedua, bagi produsen, utamakan keselamatan konsumen dengan memilih bahan baku terbaik dalam proses produksinya, kemudian melakukan pengecekan menyeluruh terhadap proses pengendalian dengan mencantumkan nomor izin, tanggal kadaluarsa, informasi kegunaan, dan informasi halal. Peraturan Nomor 30 Tahun 2013,” lanjutnya. Simak video “Pakar Gizi Jawab Diet, Sebaiknya Batasi Garam dan Gula” (suc/up)

Ciri-ciri Batuk yang Jadi Gejala Kanker Paru, Segera ke Dokter Jika Mengalaminya

Jakarta –

Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Dokter spesialis paru dan konsultan onkologi Profesor Dr Noni Novisari Soeroso mengatakan kanker paru di Indonesia merupakan penyebab kematian nomor satu dari semua jenis kanker. Penyakit ini juga merupakan penyakit ketiga terbanyak dari semua jenis kanker di Indonesia.

“Semua orang berisiko terkena kanker paru-paru, sehingga harus ada kewaspadaan atau kewaspadaan,” ujarnya dalam jumpa pers, Senin (5/2/2024).

Seorang penderita kanker paru umumnya tidak menunjukkan gejala apa pun jika masih dalam tahap awal atau dini. Namun, jika kanker sudah menyebar ke organ sekitarnya, hal ini mungkin menimbulkan gejala.

“Perlu Anda ketahui bahwa kanker paru merupakan tumor ganas yang timbul pada epitel atau saluran pernafasan. Inilah bentuk dan definisi kanker paru primer. Lalu ada kanker sekunder yang terjadi akibat kanker organ tubuh lain, seperti mis. kanker payudara dan serviks yang telah menyebar ke paru-paru; Ini disebut metastasis.” dia berkata.

Gejala spesifik kanker paru stadium awal biasanya tidak menimbulkan keluhan atau tidak ada gejala, yaitu sekitar 6-10 persen, lanjutnya.

Gejala khas kanker paru-paru yang harus diwaspadai adalah batuk yang tidak kunjung sembuh. Profesor Noni mengatakan banyak pasien yang mengeluh batuk selama satu atau dua minggu, meski sudah minum obat di apotek.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, Profesor Noni menyarankan segera memeriksakan diri ke dokter. “Hal seperti ini perlu kita waspadai dan waspada. Jika mengalami gejala seperti ini dan tidak membaik dengan pengobatan, segera kunjungi fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Selain batuk yang tidak kunjung sembuh, gejala batuk kanker paru-paru bisa berupa batuk darah, sesak napas, dan nyeri dada.

Sedangkan gejala kanker paru secara umum berupa penurunan berat badan, lemas, keluhan luar paru, sakit kepala, kejang, kelumpuhan, nyeri tulang dan masih banyak lagi, ”ujarnya.

“Gejala kanker paru-paru tidak hanya terjadi pada saluran pernapasan saja, namun gejalanya juga bisa dirasakan di luar paru-paru,” kata Profesor Noni.

Tonton video “Dokter: Banyak Kanker Paru-Paru yang Tidak Ada Gejalanya” (suc/kna)

11 Cara Mengatasi Susah Tidur Tanpa Obat, Kenali Penyebabnya

Jakarta –

Beberapa orang mungkin mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Seringkali kondisinya sangat parah sehingga mengganggu pekerjaan atau mempengaruhi kesehatan secara umum akibat kurang istirahat.

Jika Anda mengalaminya, cobalah 11 cara mengatasi insomnia tanpa obat ini. Kami juga akan melihat penyebab insomnia agar kami dapat menghindarinya di kemudian hari.

Berikut 11 cara mengatasi insomnia yang dirangkum dari website Sleep Foundation, Mayo Clinic, dan Departemen Kesehatan: 1. Ciptakan kebiasaan tidur nyenyak.

Sebelum tidur, ciptakan rutinitas yang tenang dan menenangkan, seperti minum secangkir teh tanpa kafein atau mendengarkan musik lembut. Hindari penggunaan perangkat elektronik dengan layar dalam waktu lama, seperti laptop dan smartphone, sebelum tidur.2. Rilekskan tubuh Anda

Tempatkan tubuh Anda dalam posisi rileks. Anda dapat melakukan gerakan yoga lembut atau latihan peregangan ringan untuk mengendurkan otot-otot di tubuh Anda.3. Buatlah ruangan menjadi nyaman

Jadikan kamar tidur Anda nyaman dan sesuai sebelum tidur. Redupkan lampu, nyalakan musik yang menenangkan, dan nikmati aromaterapi yang menenangkan. Jika perlu, pindahkan jam dinding ke ruangan yang mungkin menimbulkan stres.4. Hindari kafein dan alkohol

Hindari minum kafein dan alkohol di malam hari, terutama di malam hari. Hindari juga rokok, karena penggunaan nikotin dapat mencegah tidur.5. Latihan rutin

Cobalah untuk berolahraga setiap hari. Namun jangan melakukan olahraga berat menjelang waktu tidur karena dapat mengganggu tidur Anda. Hanya tidur saat Anda tidur

Hanya tidur saat Anda tidur. Jangan memaksakan diri untuk tidur di siang hari. Bagi orang yang sulit tidur, hal ini akan mempengaruhi pola tidurnya di malam hari.

Ciptakan siklus tidur yang teratur. Bangun pada waktu yang sama dan tidur pada waktu yang sama.7. Mengatur pernapasan

Melatih pernapasan juga akan membantu Anda tidur nyenyak. Dengan mengontrol pernapasan secara perlahan, tubuh akan terasa rileks.

Gunakan pernapasan perut. Letakkan satu tangan di perut dan tangan lainnya di dada. Pastikan hanya perut yang naik dan turun secara perlahan, dan dada tidak naik sebanyak mungkin.8. Bayangkan hal-hal menyenangkan

Membayangkan sesuatu yang menyenangkan, damai, atau menghibur juga bisa membantu Anda mengatasi insomnia. Misalnya saja membayangkan pemandangan pantai atau rerumputan hijau akan membuat Anda merasa rileks. Metode militer

Anda mungkin harus mencontoh tentara yang harus tidur di mana saja dan dalam situasi apa pun. Rileks, dimulai dari wajah yaitu dari dahi hingga rahang, melepaskan ketegangan pada bahu dan lengan. Tarik napas perlahan dan perlahan.

Relakskan kaki Anda, mulai dari pinggul dan paha hingga jari kaki. Tutup mata Anda dan bayangkan pemandangan yang damai dan menyenangkan. Jika Anda masih menemukan sesuatu yang mengganggu, ulangi kata-kata sederhana di kepala Anda, seperti “diam”. 10. Berhubungan seks

Bagi Anda yang sudah menikah, seks membuat perasaan rileks dan akhirnya mengantuk. Mandi air hangat sebelum tidur

Cara mengatasi insomnia yang terakhir adalah dengan mandi air panas sekitar 30 menit sebelum tidur. Air hangat membuat tubuh rileks sehingga membuat Anda lebih cepat mengantuk. Alasan sulit tidur

Lalu apa yang membuat kita sering tidur? Seperti yang dilansir dari situs Cleveland Clinic, berikut adalah faktor-faktor yang membuat sulit tidur: Riwayat keluarga (genetika) dapat mempengaruhi sifat dan kondisi tidur, termasuk insomnia. Kondisi kesehatan mental sangat mempengaruhi insomnia: Setidaknya setengah dari penderita insomnia kronis memiliki kondisi kesehatan mental lain, seperti kecemasan atau depresi. atau cedera ringan, atau penyakit kronis, seperti penyakit asam lambung atau penyakit Parkinson, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Tekanan hidup juga dapat mempengaruhi insomnia.Perubahan hidup singkat seperti penyesuaian jadwal kerja di tempat baru, kelelahan zona waktu, tidur di tempat asing, pindah ke tempat kerja baru. rumah baru, juga bisa membuat sulit tidur.

Itu tadi penjelasan cara mengatasi insomnia tanpa obat, beserta kemungkinan penyebabnya. Saya harap ini bermanfaat. Saksikan video “KuTips: Solusi Tepat Mengatasi Insomnia dan Overthinking” (yes/inf).

PT Kalbe Umumkan Semua Produk Obat Tidak Mengandung EtilenGlikol dan FietilenGlikol

Strategic-Staff – Kasus gagal ginjal akut yang menyerang ratusan anak di Indonesia memaksa pemerintah mengambil tindakan. Salah satunya melarang sejumlah obat sirup beredar di pasaran.

Langkah ini diambil setelah dugaan awal penyebab gagal ginjal adalah etilen glikol dan etilen glikol dalam sirup. Tentu saja kebijakan ini berdampak pada sejumlah perusahaan farmasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, “PT Kalbe Farma Tbk” dan anak perusahaannya menginformasikan bahwa seluruh obat yang dibagikan kepada masyarakat tidak mengandung etilen glikol atau etilen glikol.

PT Kalbe menjamin selalu memenuhi standar yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal itu terungkap dalam keterangan resmi perseroan di Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Kalbe menjelaskan, pihaknya selalu menjaga kualitas dan memenuhi standar produksi obat (CPOB) dan distribusi obat (CDOB) yang ditetapkan BPOM.

Perusahaan ini juga mengomentari kebijakan pemerintah yang melarang peredaran atau konsumsi obat bebas atau over-the-counter dalam bentuk sirup kepada masyarakat.

Menurut Kalbe, kebijakan tersebut merupakan bentuk penantian pemerintah dalam mengatur peredaran produk sirup. Hal ini sejalan dan menjadi perhatian Kalbe dalam hal penjualan narkoba kepada masyarakat.

Seluruh produk yang didistribusikan PT Kalbe dijamin memenuhi seluruh peraturan BPOM. Selain tidak menggunakan kedua bahan baku tersebut, perusahaan menguji ulang produk Kalbe untuk mengetahui kandungan etilen glikol dan dietilen glikol sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Dari sisi kerja sama, Kalbe mengaku akan terus berkoordinasi dengan BPOM dan pihak terkait lainnya untuk memastikan distribusi obat-obatan, seperti ketersediaan obat sirup, sesuai dengan pedoman yang ditetapkan pemerintah.

FYI, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan BPOM untuk mengetahui apakah obat sirup tersebut mengandung bahan kimia yang merusak ginjal, dan akan segera dikeluarkan dari pasaran.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, rencana penarikan kembali obat sirup tersebut karena ditemukannya tiga bahan kimia berbahaya.

Ketiga zat tersebut adalah etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG), dan etilen glikol butil eter (EGBE). Komposisi tersebut ditemukan pada 15 sampel produk obat sirup yang diteliti dari pasien penyakit ginjal akut.

Menurutnya, dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 99 pasien muda yang meninggal karena gagal ginjal di Indonesia, ditemukan bahan kimia tersebut di organ tubuh pasien.

“Kami keluarkan dan ambil darahnya, kami lihat ada bahan kimia berbahaya yang merusak ginjalnya. Lalu kami datangi rumahnya dan menanyakan obat yang diminumnya, yang juga mengandung zat tersebut,” kata Budi Gunadi.

Menurut dia, upaya pencegahannya adalah dengan menghentikan sementara pemberian sirup baik kepada anak-anak maupun orang dewasa.

Menteri Kesehatan mengatakan langkah tersebut merupakan tindakan pencegahan pemerintah untuk menurunkan angka kematian akibat gagal ginjal.

Kedua bahan ini menyebabkan banyak kematian di banyak negara. Kasus serupa terjadi di Afrika, India, Tiongkok, dan banyak negara lainnya.

“Tunggu dulu, jangan sampai anak-anak kita yang masih kecil jadi korban lagi. Kalau ini ulah dokter, kita stop ke dokter dan apotik sampai BPOM memastikan obat mana yang benar-benar berbahaya,” ujarnya. Budi Gunadi Sadikin. [Di antara]

Berapa Lama Mata Merah yang Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan Bisa Hilang?

Strategic-Staff – Sejumlah penyintas bencana Kanjuruhan di Malang masih berwajah merah beberapa hari setelah kejadian itu terjadi. Dari foto yang beredar di media sosial, tampak korban mengalami mata merah pada bagian sklera atau bagian putih mata.

Dokter Spesialis Mata Prof. dr. Nila F Moeloek menjelaskan, kejadian tersebut kemungkinan terjadi akibat reaksi kimia akibat paparan gas air mata yang ditembakkan polisi di tribun Stadion Kanjuruhan Malang.

“Bisa juga iritasi. Kalau darahnya merah banget, jadi merah. Tapi kalau merah, sepertinya ada yang alergi, bisa juga alergi,” kata Menkes periode 2014-2019. Suporter Arema FC (Aremania), Kevia Naswa Ainur Rohma memperlihatkan wajahnya yang masih memerah akibat salah satu korban luka dalam bencana Kanjuruhan di Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj].

Ia menjelaskan, mata merah merupakan cara tubuh melindungi diri dari bahan kimia yang masuk. Pembuluh darah pada mata memberikan perlindungan agar bahan kimia dari gas air mata tidak masuk ke mata.

Kendati demikian, Profesor Nila menegaskan kecil kemungkinan kondisi tersebut menyebabkan mata terkena katarak.

“Kalau cepat dicuci tidak akan (menyebabkan katarak),” ujarnya.

Agar sklera menjadi putih dan normal, menurut Prof. Tentu saja hal ini bisa berbeda pada setiap orang.

“Tidak apa-apa. Reaksi tiap orang mungkin berbeda-beda,” kata Prof. Nila.

Sebelumnya, dokter spesialis mata JEC Kedoya dr Florence Meilani Manurung, SpM., juga mengatakan, kondisi mata merah bisa hilang dengan sendirinya, asalkan penglihatan tidak tegang.

Kondisi ini bisa terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil sehingga menyebabkan mata menjadi merah atau darah menjadi merah.

Kemerahan itu karena pecahnya pembuluh darah kecil. Bisa karena ada yang menggaruk atau luka akibat trauma berat. Asal tidak buram dan nyeri, kemerahan (darah subkonjungtiva) akan hilang dengan sendirinya. jelas dr Florence saat dihubungi Strategic-Staff, Minggu (9/10/2022).

Ia mengingatkan, jika mata merah terasa nyeri dan penglihatan menjadi sedikit kabur, sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bercak Putih Panu dan Kusta tak Sama, Bagaimana Cara Mengenalinya?

Strategic-Staff, JAKARTA — Penyakit kusta menimbulkan gejala yang berbeda dengan panu. Flek yang muncul di kulit mudah dikenali.

“Tengue biasanya seperti sisik mikroskopis. Ada yang tesnya biasa disebut bekas kuku. Kalau digaruk sedikit biasanya bersisik,” kata Willa Damayanti, dokter spesialis kulit dan kelamin. Tentang penyakit kusta yang dipantau secara online di Jakarta, Selasa (30 Januari 2024).

Menurut Willa, panu biasanya hanya terdapat di area yang lembab dan rentan berkeringat, seperti wajah atau bagian tubuh yang terkena sinar matahari. Sedangkan penyakit kusta bisa ditemukan dimana-mana.

Selain itu, kulit yang terkena tinitus tidak mengurangi kepekaan terhadap sentuhan atau sentuhan. Berbeda dengan penyakit kusta, dimana indera peraba dan perasa hilang atau berkurang sehingga menyebabkan kelemahan otot pada titik-titik tertentu.

“Kelemahan otot bisa saja terjadi. Jadi kalau kita temukan itu, biasanya kita periksa pasiennya saat datang dan lakukan tes saraf. Biasanya ada enam atau enam saraf yang kita lihat dan nanti kita evaluasi. Jakarta Persahabatan Dokter di Rumah Sakit Umum Center mengatakan, “Otot melemah atau berkurang.”

Menurut Willa, jika penyakit kusta semakin parah, bisa terbentuk benjolan besar yang disebut leonina (muka singa) di wajah. Ia mengatakan, penyakit yang juga dikenal dengan nama Morbus Hansen ini bisa menyerang anak-anak maupun orang dewasa.

Biasanya penyakit ini terjadi pada orang berusia 25 hingga 35 tahun. Beberapa faktor risiko seperti lingkungan yang buruk, status sosial ekonomi yang rendah, dan lemahnya daya tahan tubuh meningkatkan risiko terjadinya penyakit kusta.

Pertama di Dunia, Badak Putih Jalani Program Bayi Tabung demi Cegah Kepunahan

Jakarta –

Dalam berita dunia, para ilmuwan di Berlin mengumumkan keberhasilan transfer embrio pertama ke badak putih menggunakan metode IVF untuk menyelamatkan subspesies badak putih utara yang terancam punah.

Dikutip dari Reuters, peneliti BioRescue mampu membuahi badak putih utara betina menggunakan sperma subspesies badak jantan yang mati untuk menghasilkan embrio yang pada akhirnya akan ditransfer ke badak putih selatan.

Sampel dipindahkan untuk pemupukan dengan cara inkubasi. Embrio tersebut kemudian ditanamkan ke ibu pengganti, meski kedua badak tersebut mati karena infeksi bakteri di Kenya pada 24 September 2023.

Tim BioRescue internasional, dengan dukungan pemerintah Jerman, mengonfirmasi bahwa prosedur ini berhasil menghasilkan kehamilan selama 70 hari dengan embrio pria yang berkembang dengan baik berukuran panjang 6,4 cm.

“Bersama-sama kita telah mencapai sesuatu yang sebelumnya tidak diperkirakan mungkin terjadi,” kata Thomas Hildebrandt, kepala manajemen reproduksi di Institut Penelitian Kebun Binatang dan Margasatwa Leibniz.

Badak putih utara, terlepas dari namanya, sebenarnya berwarna abu-abu, pernah berkeliaran bebas di beberapa negara di Afrika Timur dan Tengah, namun jumlahnya menurun drastis karena meluasnya perburuan untuk diambil culanya.

Konsorsium BioRescue berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan subspesies tersebut. Bukti konsep tersebut memungkinkan mereka untuk beralih dengan aman ke transfer embrio badak putih utara. Tonton video “Bayi pertama lahir di Inggris dengan DNA 3 orang” (kna/kna)

Viral Kisah Wanita Idap Kanker Menikah di RS, Endingnya Bikin Mewek

Jakarta –

Kisah seorang wanita yang menderita kanker payudara dan meninggal 18 jam setelah pernikahannya. Wanita tersebut mengidap kanker payudara yang telah menyebar ke bagian lain tubuhnya.

Kisah mendiang Heather Mosher yang didiagnosis menderita kanker payudara pada Desember 2016 kembali menjadi headline di media sosial. Dia dirawat di rumah sakit karena penyakitnya semakin parah. Dia meninggal pada 22 Desember 2017, 18 jam setelah menikah.

Kata-kata terakhirnya adalah janji pernikahannya dengan suaminya.

“Hari itu adalah hari tersulit dalam hidup saya, terutama kebaktian yang berlangsung sekitar 45 menit,” kata suaminya, David Mosher, kepada ORANG pada Januari 2018.

“Saat upacara semakin dekat, rasanya lebih seperti pemakaman daripada pernikahan karena saya tahu waktu saya bersamanya akan segera berakhir,” tambahnya.

Bertahun-tahun sejak diagnosis kanker payudaranya, David menyaksikan kesehatan Heather memburuk saat kanker menyebar ke seluruh tubuh dan otaknya. Meski begitu, David dan Heather bertekad untuk menikah.

Heather menghabiskan bulan-bulan terakhir hidupnya di rumah sakit. Saat itu, dokter menyarankan pasangan tersebut untuk segera menetapkan tanggal pernikahan.

Keduanya sedianya akan menikah pada 30 Desember. Namun pihak rumah sakit mengatakan Heather mungkin tidak akan berumur panjang dan “tidak akan bisa hadir” pada hari itu.

Dalam foto pernikahan yang beredar, Heather terlihat mengenakan gaun pengantin dan kerudung serta memakai masker pernapasan sambil duduk di ranjang rumah sakit. Meski begitu, dia tetap tersenyum dan mengangkat tangannya saat keluarga dan teman-temannya mengelilinginya.

“Dia berhasil mencapai hari pernikahannya. Itu adalah tujuan terbesarnya. Kanker tidak bisa merenggutnya,” jelas David. Saksikan video “Pasien Kanker Berjuang di Gaza” (kna/suc)

Penjualan Obat Sirup Disetop Sementara, Jika Anak Batuk Pilek Gimana Mengobatinya? Ini Kata Kemenkes dan Ahli Farmasi

Strategic-Staff – Larangan sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terhadap makan dan minum sirup karena berisiko gagal ginjal akut membuat para orang tua bingung bagaimana cara mengobati anak yang demam, batuk, dan pilek.

Pasalnya, bahan utamanya adalah sirup, dan selain mudah dicerna, obat ini memiliki rasa manis yang disukai anak-anak.

Larangan sementara ini sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022, karena apotek untuk sementara dilarang menjual sirup obat kepada masyarakat untuk penyakit apa pun. Contoh Sirup (Freepik.com)

Selain itu, dokter untuk sementara dilarang memberikan sirup kepada seluruh pasiennya, hingga Kementerian Kesehatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan pemangku kepentingan lainnya dapat mengetahui penyebab pasti masalah cedera ginjal serius tersebut. . dari lebih dari 180 anak, sebagian besar dari mereka meninggal.

Gagal ginjal akut adalah suatu kondisi di mana ginjal tidak mampu mengeluarkan zat beracun dari kelebihan cairan dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit yang cukup. Secara umum, ginjal menyaring limbah dari tubuh dan mengeluarkannya melalui urine atau urin.

Jadi pertanyaannya, kalau anak sakit, obat apa yang harus diberikan?

Juru Bicara Kementerian Kesehatan adalah Dr. Mohammad Syahril Sp.P, MPH mengatakan, selain menggunakan sirup, masyarakat bisa memberikan anak ramuan obat atau bubuk yang dihaluskan dan dilarutkan dalam air, atau memberikan obat secara paksa.

“Sebaliknya, dapat digunakan bentuk obat lain seperti tablet, kapsul, supositoria (anal atau oral) atau lainnya,” kata Dr. kata Syahril melalui siaran pers, Rabu (19/10/2022).

Mengenai pemberian obat sirup sebenarnya, hal ini tergantung pada resep dan pemeriksaan dokter yang akan segera memeriksa anak yang menerima obat sirup tersebut.

“Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk menjaga anak, tidak meminum obat dan cairan atau sirup untuk sementara waktu tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis,” kata dr. kata Syahril.

Rekomendasi lain disampaikan Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Profesor Dr. Zullies Ikawati mengatakan, kini pengobatan non farmakologi atau tanpa penggunaan obat lebih diutamakan jika tidak darurat.

“Jika demam bisa menggunakan kompres pertama, atau menggunakan parasetamol bubuk atau bentuk lainnya,” kata dr. jelas Zullies.

Namun diakuinya, banyak anak yang menolak obat dalam bentuk bubuk, tablet, atau kapsul karena rasanya pahit atau sulit ditelan. Oleh karena itu, tidak ada masalah menambahkan pemanis alami.

“Jika rasanya pahit, Anda bisa menyuruh mereka menambahkan sedikit rasa manis,” kata Dr. pungkas Zullies.

Pria di Bangladesh Tewas usai Terpapar Virus Nipah, Otaknya Rusak

Jakarta –

Pemerintah Bangladesh pada Senin (29/1/2024) melaporkan kematian pertama tahun ini akibat virus Nipah. Pasien berjenis kelamin laki-laki mengalami pembengkakan setelah meminum sari kurma mentah, dan otaknya terkontaminasi urin dan air liur kelelawar buah.

Di Bangladesh, kasus pertama pada tahun 2024 ditemukan di Manikganj, 50 km dari ibu kota Dhaka.

Tahmina Shireen, direktur Institut Epidemiologi, Pengendalian Penyakit dan Penelitian (IEDCR) di Kementerian Kesehatan Bangladesh, mengatakan: “Sampel telah dikirim untuk pengujian laboratorium dan hasilnya positif. Kami tahu orang tersebut meminum jus kurma. ” Reuters.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Bangladesh telah memperingatkan masyarakat untuk tidak makan buah-buahan yang sebagian dimakan oleh burung dan kelelawar, serta tidak meminum jus kurma mentah.

Saat ini belum ada pengobatan atau vaksin untuk virus Nipah.

Apa itu virus Nipah?

Virus Nipah merupakan virus yang dapat menular ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh kelelawar, babi, dan manusia lain yang terinfeksi. Virus ini pertama kali ditemukan di Malaysia pada tahun 1999 ketika menginfeksi para peternak dan orang lain yang melakukan kontak dengan babi.

Sejak itu, penyakit ini telah menyebar ke Bangladesh, India, dan Singapura. Lebih dari 160 orang telah meninggal karena virus Nipah di Bangladesh saja.

Menurut IEDCR, 10 dari 14 orang yang terinfeksi virus Nipah di Bangladesh meninggal pada tahun 2023, yang merupakan angka kejadian tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Infeksi ini menyebabkan demam, sakit kepala, batuk, kesulitan bernapas dan pembengkakan otak.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, angka kematian berkisar antara 40 persen hingga 75 persen. Saksikan video “IU Kementerian Kesehatan Bantah Virus Nipah” (suc/naf).

Respons WHO soal Tentara Israel Nyamar Jadi Nakes dan Tewaskan 3 Warga Palestina

Jakarta –

Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Gaza, Dr Rik Peeperkorn buka suara tentang tentara Israel yang menyamar sebagai profesional kesehatan yang menyerang Rumah Sakit Ibnu Sina di Tepi Barat, Palestina.

Menurutnya, tindakan brutal tersebut dapat menimbulkan rasa bahaya dan ketakutan di kalangan warga Palestina, serta mempengaruhi kepercayaan terhadap tenaga kesehatan, rumah sakit, dan sistem kesehatan.

“Penggunaan sumber daya kesehatan untuk tujuan non-kesehatan dianggap sebagai serangan terhadap kesehatan. Menimbulkan ketakutan dan berbahaya bagi tenaga kesehatan dan pasien terkait dengan masalah kesehatan global,” ujarnya saat konferensi pers yang digelar WHO saat membahas isu global. Masalah kesehatan. dikutip di YouTube WHO, Jumat (2/2/2024).

“Hal ini juga menurunkan kepercayaan terhadap tenaga kesehatan, rumah sakit, dan sistem kesehatan secara umum. Hal ini juga menempatkan mereka dalam bahaya dan bersinggungan dengan pihak-pihak yang justru mengurangi akses masyarakat terhadap layanan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, WHO menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dalam lingkup pelayanan kesehatan.

Sebelumnya, pasukan komando Israel menyamar sebagai pekerja medis dan berpakaian seperti perempuan berjilbab, lalu menyerbu Rumah Sakit Ibnu Sina di Jenin, Tepi Barat Palestina, pada Selasa (30/1/2024). Aksi brutal ini menewaskan tiga warga Palestina yang dirawat di rumah sakit.

Tiga warga Palestina yang tewas diidentifikasi sebagai Mohammad Walid Jalamna, Basel Al-Ghazzawi dan Mohammad Al-Ghazzawi. Menurut saksi dan pihak berwenang, salah satu orang yang ditembak dalam keadaan lumpuh di tempat tidur.

Kementerian Kesehatan Palestina juga mengonfirmasi kematian tersebut dan meminta PBB menjamin perlindungan pusat kesehatan. (jus/jus)

Peduli Pasien Kanker, Jaringan Hotel Aston Gelar Cancer Care Inisiatif Perdana di Kalimantan

Strategic-Staff, Jakarta Operator hotel terbesar di Asia Tenggara, Archipelago International yang beranggotakan ASTON, NEO dan fave melakukan bakti sosial terhadap pasien kanker bertajuk Archipelago Cancer Care Initiative (ACCI).

Kegiatan ACCI merupakan kontribusi Archipelago International dalam membantu pasien kanker yang membutuhkan. Dan Kalimantan menjadi titik pertama yang dipilih Archipelago International untuk kegiatan sosialnya.

“Cancer Care Initiative mewakili komitmen kami untuk saling mendukung, menunjukkan komitmen kami dalam mengembangkan program tanggung jawab perusahaan ini di Kalimantan. Dengan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, kita menjadi milik kita sendiri dan menunjukkan kepedulian kita terhadap mereka,” kata John Flood, CEO Archipelago International dalam keterangan resmi yang diperoleh Strategic-Staff, Kamis (1/2/2024). .

Archipelago International juga melibatkan tamu dan warga sekitar hotel untuk membantu pasien kanker. Salah satunya melalui open giveaway yang diselenggarakan oleh enam jaringan hotel Archipelago International di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mulai 14 Januari 2024 hingga 23 Januari 2024.

Beberapa hotel yang ikut aktif mengumpulkan donasi adalah Harper Banjarmasin dan fave Ahmad Yani – Banjarmasin, ASTON Banua Banjarmasin dan fave Banjarmasin – Banjarbaru di wilayah Banjarbaru.

Hotel NEO Palma Palangkaraya di wilayah Palangkaraya dan ASTON Tanjung City di wilayah Tanjung juga berpartisipasi.

Total donasi dari enam hotel sebanyak 20.007.800 arias. Setelahnya, kegiatan donasi oleh tamu dan warga sekitar hotel dengan membagikan brosur senilai Rp 5.532.500.

Total donasi yang terkumpul untuk pasien kanker Yayasan Rumah Kita adalah 25.540.300 riyal.

Sumbangan sebesar di atas disalurkan dalam bentuk bantuan dana, sembako, dan paket bantuan untuk setiap anak. Kami berharap bantuan ini dapat membantu dan memberi semangat kepada anak-anak.

Berbagai hiburan juga diberikan sembari memberikan bantuan kepada anak-anak penderita kanker. Dimulai dari pantomim Rindu Pantomim Banjarmasin, lalu pertunjukan wayang golek seru Kampung Dongeng Intan, Kalimantan Selatan.

Tak hanya itu, chef dari Archipelago International juga hadir memasak langsung di hadapan para pasien kanker.

Staf enam hotel Archipelago International juga bermain dan berbincang dengan anak-anak dari Yayasan Rumah Kita.

Kami berharap beberapa peristiwa ini dapat membawa kegembiraan bagi para pasien kanker di luar sana.

99 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut, Pakar Desak Pemerintah Tetapkan KLB, Apa Alasannya?

Strategic-Staff – Komite Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mendesak pemerintah menetapkan penyakit ginjal akut atau gagal ginjal akut sebagai kejadian langka (KLB).

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, peningkatan penyakit ginjal akut berbeda dengan pemberitaan sebelumnya, per 18 Oktober 2022, tercatat 206 kematian dilaporkan di 20 provinsi, termasuk 99 anak, dengan angka kematian mencapai 65% pada pasien yang dirawat di RSCM.

Saat dihubungi Strategic-Staff, Kamis (20/10), Hemwan Saputra mengatakan perlu diadakan pertemuan khusus untuk mendirikan pusat penelitian yang kuat dengan harapan mendapatkan pengobatan yang memadai dan melakukan penilaian status kesehatan anak Indonesia secara komprehensif. /2022)

Perlu diketahui bahwa dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1501/MENC/per/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Mengarah Pada Upaya Pengaturan dan Pengendalian disebutkan bahwa kejadian luar biasa adalah kasus penyakit epidemiologis dan/atau kematian. atau peningkatannya signifikan. Kehadiran kondisi ini di suatu daerah dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan wabah Peta Ginjal – Fakta Penyakit Gagal Ginjal Misterius [Freepik]

Menkes juga menyampaikan, tergantung jenis penyakitnya, suatu daerah bisa dinyatakan sakit jika berlangsung selama tiga (tiga) jam, hari, atau minggu berturut-turut.

Selain itu, suatu wilayah dapat ditetapkan sebagai wabah jika jumlah penyakit meningkat dua kali lipat atau lebih dalam jangka waktu beberapa jam, hari, atau minggu dibandingkan periode sebelumnya, tergantung pada jenis penyakitnya.

Kemudian, suatu penyakit juga dapat terdiagnosis jika jumlah korban baru dalam satu (satu) bulan meningkat dua kali lipat atau lebih dibandingkan rata-rata bulanan tahun sebelumnya.

Kemudian rata-rata angka kejadian bulanan selama satu (satu) tahun menunjukkan peningkatan sebesar dua tahun atau lebih dibandingkan dengan rata-rata angka kejadian bulanan pada tahun sebelumnya.

Angka kematian akibat suatu penyakit pada suatu periode waktu tertentu meningkat lebih dari lima puluh persen (50%) dibandingkan dengan angka kematian akibat penyakit tersebut pada periode yang sama.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, angka kematian atau risiko kematian akibat gagal ginjal akut atau penyakit ginjal akut yang misterius, menyumbang sekitar 50 persen dari seluruh kasus.

Menteri Kesehatan Budi mengatakan, “Jumlah anak kecil yang terdeteksi KAI mencapai 70 per bulan (kasus ini diyakini lebih tinggi), dan angka kematian atau risiko kematian mencapai 50%,” Strategic-Staff pada Kamis (Oktober 2022). ) 20) menerima pernyataan tersebut.

Kekuatan Genggaman Tangan Ada Kaitannya dengan Penyakit dan Risiko Kematian Dini

Strategic-Staff, JAKARTA – Menurut penelitian baru, kekuatan genggaman dapat memberikan petunjuk penting tentang kesehatan Anda, termasuk risiko kematian dini. Meski usia seseorang sulit diprediksi secara pasti, namun penelitian ini memberikan informasi baru terkait kesehatan melalui ciri-ciri sederhana yang terlihat saat orang berjabat tangan.

Dilaporkan Express, Selasa (30/1/2024), beberapa faktor yang dilihat dari kekuatan dan posisi genggaman tangan antara lain risiko penyakit jantung, depresi, bahkan demensia. Di bawah ini adalah penjelasannya.

1. Risiko kematian dini dan penyakit jantung

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers pada tahun 2023 menemukan bahwa kekuatan genggaman yang lemah dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi pada penderita tekanan darah tinggi.

Pada pasien lanjut usia dengan hipertensi, kekuatan genggaman dan penyakit penyerta berkorelasi dengan semua penyebab kematian. Oleh karena itu, kekuatan genggaman yang tinggi dapat meningkatkan prognosis penyakit penyerta.

2. Penyakit jantung dan kanker

Sebuah studi yang didanai oleh British Heart Foundation menemukan bahwa kekuatan genggaman yang rendah bisa menjadi tanda risiko serangan jantung atau stroke yang lebih tinggi. Orang dengan kekuatan genggaman yang rendah cenderung memiliki jantung yang lebih lemah dan rentan terkena penyakit jantung, saluran pernapasan, dan kanker.